Idiologi Muhammadiyah
Idiologi Muhammadiyah - Permasalahan akibat kelemahan Ideologi di Muhammadiyah PDF Print E-mail
Written by M. Sukriyanto.AR   
Tuesday, 01 November 2011 18:14
Article Index
Idiologi Muhammadiyah
Permasalahan akibat kelemahan Ideologi di Muhammadiyah
Tantangan-tantangan Dalam Pembinaan Ideologi
Langkah-langkah untuk Revitalisasi Ideologi
Pentingnya Revitalisasi
Materi Revitalisasi Ideologi
Khithah Perjuangan Muhammadiyah.
Metode Revitalisasi
Penutup
All Pages

    

Permasalahan  akibat kelemahan Ideologi di Muhammadiyah

  

      Di antara permasalahan yang timbul akibat kelemahan ideologi sekarang ini antara lain:

  1. Munculnya pimpinan Muhammadiyah dari kalangan kampus dan birokrasi yang dari kualitas (bobot) keilmuan (intelektualitas), manajemen dan kepemimpinan organisasi sangat bagus akan tetapi sering tidak memiliki idealisme dan tidak memahami ideology, cita-cita, tujuan perjuangan Muhammadiyah serta tidak memiliki integritas dan dedikasi untuk memajukan Muhammadiyah. Mereka (tentu saja tidak seluruhnya, tapi cukup banyak oknum-oknum) masuk di Muhammadiyah dengan semangat profesionalisme (untuk bekerja).  Seringkali oknum-oknum itu bekerja untuk hanya mencari uang, fasilitas, prestise bukan untuk  memperjuangkan Islam, melaksanakan amar makruf dan nahi munkar  dan mendukung cita-cita Muhammadiyah.
  2. Kurangnya kader-kader yang berasal dari bawah (dari ranting, cabang dan daerah), juga kader-kader dari organisasi otonom, khsususnya ortom angkatan muda Muhammadiyah yang ‘kalah pamor’ dengan tokoh-tokoh yang muncul dari perguruan tinggi yang memiliki gelar dan kedudukan yang tinggi. Hanya sayang biasanya kader-kader yang berasal dari bawah ini (tentu tidak semuanya) sering aspek intelektualitasnya kurang tergarap / terbina atau kurang pembinaan dari pimpinan misalnya tidak diberi kesempatan untuk ikut studi lanjut (S2 – S3), atau pelatihan kepemimpinan dan manajemen dsb.
  3. Kurangnya pembinaan ideology di kalangan pimpinan Muhammadiyah sejak dari tingkat ranting, cabang dan terus ke atas. Sehingga idealismenya cukup memprihatinkan. Pembinaan ideology seharusnya dilakukan secara terus menerus, bukan hanya saat ada masalah atau hanya setahun sekali. Diperlukan kontinuitas dalam pembinaan ideology.  Indikatornya gampang konflik karena berebut jabatan.
  4. Muhammadiyah belum memiliki program pembinaan ideology yang jelas dan tidak didukung prasarana, sarana pembinaan dan tidak tersedianya dana yang memadai, seperti tidak adanya pusdiklat, kurangnya sarana transportasi (utamanya di daerah-daerah), kurangnya media komunikasi, pedoman-pedoman pelatihan,  bulletin, majalah dan penerbitan buku-buku kader, juga belum dimilikinya kader persyarikatan, tidak memiliki manggala-manggala dalam pembinaan ideology.  
  5. Permasalahan lemahnya jaringan informasi dan kerjasama di lingkungan internal Muhammadiyah, jaringan antara kader organisasi, ulama, mubalig, guru dan aktifis organisasi lainnya. Demikian pula dengan lemahnya hubungan antara pusat dan daerah, hubungan antar wilayah, daerah, antara majelis dan ortom, hubungan dengan pemerintah, hubungan antar organisasi dan lembaga dakwah yang belum semuanya lancar.
  6. Permasalahan dana pelatihan. Biasanya Muhammadiyah selalu mengalami kekurangan dana untuk menyelenggarakan pelatihan-pelatihan. Untuk itu hendaknya mulai sekarang dipikirkan untuk menciptakan dan membangun sumber-sumber dana. Seperti mengaktifkan iuran anggota, menggerakkan zakat, infak dan shadaqah, menggalakkan wakaf produktif, menggalakkan donatur, membuka usaha-usaha seperti toko buku dan alat tulis, kelengkapan Muhammadiyah seperti baju seragam Aisyiyah, Muhammadiyah, HW, seragam sekolah dsb. Membentuk koperasi kebutuhan sehari-hari, koperasi simpan pinjam syariah, membuka warung makan, warung tanaman hias, perikanan, peternakan ayam, lembu, kambing, membuka perkebunan kerja sama dengan penduduk setempat,  investasi dengan menanam pohon (sengon, jati dsb), penerbitan, percetakan, membangun hotel, homestay, jasa-jasa wisata / biro perjalanan haji dan umrah, wisata religi dsb.

 



Last Updated on Monday, 07 November 2011 00:24
 
BERITA KEGIATAN AMAL USAHA AKA
News image
PPAD ADVANTURE : THE LIMESTONE
News image
PONDOK PESANTREN AHMAD DAHLAN
Memasuki milinium kedua Muhammdiyah bertekad menjalankan tajdid jilid dua seiring dengan komplek... Selengkapnya..
-
+
6
DISKUSI RUTIN PCPM KRAMAT II
News image
 Diskusi adalah sebuah interaksi komunikasi antara dua orang atau lebih atau kelompok. Biasanya komu... Seengkapnya..
PAWAI TA'ARUF
News image
Parade Marching Band SMP Muhammadiyah Dukuhturi saat Pawai Ta'aruf  dalam rangka Muscab Muhammadiyah... Seengkapnya..
DITUNGGU! PARTISIPASI CABANG &
News image
INFORMASI PENGAJIAN CABANG BIS
News image
QURBAN PRM HARJAWINANGUN BERSA
News image
-
+
6
IMM TEGAL ADAKAN DISKUSI DAN B
Tegal, Minggu 30 Juni 2013 Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Tegal mengadakan acara Diskusi dan Be... Selengkapnya..
SMK MUHAMMADIYAH LEBAKSIU ADAK
News image
Lebaksiu, 1 November 2013, SMK Muhammadiyah Lebaksiu adakan Musawarah Ranting ke IV dan dilajutkan P... Selengkapnya..
PD IPM KAB. TEGAL GELAR RAPAT
Adiwerna, Pimpinan Daerah IPM Kabupaten Tegal Periode 2013 melaksanakan Rapat Kerja Daerah (RAKERDA)... Selengkapnya..
HIZBUL WATHAN KABUPATEN TEGAL
News image
IKATAN MAHASISWA MUHAMMADIYAH
News image
NASYIATUL AISYIYAH KAB, TEGAL
News image
IKATAN PELAJAR MUHAMMADIYAH KA
News image
PEMUDA MUHAMMADIYAH KAB. TEGAL
News image
PIMPINAN DAERAH AISYIYAH KAB.
News image
ORGANISASI OTONOM MUHAMMADIYAH
Untuk memperluas radius gerakan, Muhammadiyah Kabupaten Tegal memiliki organisasi otonom yang mewada... Selengkapnya..
-
+
6


mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday57
mod_vvisit_counterYesterday50
mod_vvisit_counterThis week437
mod_vvisit_counterLast week394
mod_vvisit_counterThis month1330
mod_vvisit_counterLast month10243
mod_vvisit_counterAll days130530

We have: 1 guests online
Your IP: 54.205.95.9
 , 
Today: Apr 18, 2014

Social Login And Social Share




Chat